Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB

Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB - Hallo sahabat AwetMuda.xyz, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kesehatan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB
link : Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB

Baca juga


Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB

Jenis dan Macam KB - Gbr : Google
Maksud dan tujuan KB atau Keluarga berencana (KB) adalah sebuah gerakan untuk membentuk setiap keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran. Gerakan ini mulai dicanangkan pada sekitar akhir tahun 1970-an, dengan moto �dua anak cukup� karena dianggap ideal adalah dua orang anak menurut gerakan KB.

Pada setiap wanita muda (baru menikah) dan aktif secara seksualitas tingkat kehamilan pertama dapat mencapai kurang lebih 90%, tentu dengan tidak menggunakan KB atau Alat Kontrasepsi. Saat ini banyak diantara wanita muda yang sengaja menunda kehamilan setelah mereka menikah dikarenakan berbagai alasan, seperti: pendidikan, karir, finansial dan lainnya. Untuk itu sangat di anjurkan untuk memilih alat kontrasepsi yang tepat dapat membantu anda untuk menunda kehamilan.

Pemilihan kontrasepsi untuk mencegah kehamilan merupakan pilihan yang harus diputuskan  dan di pertimbangkan bersama dengan pasangan anda,  apakah anda dan pasangan masih ingin memiliki anak atau tidak, kapan pasangan ingin memiliki anak lagi, atau adakah penyakit tertentu pada wanita yang bisa diperburuk apabila menggunakan alat kontrasepsi. Selain itu juga harus dipertimbangkan mengenai harga dan kepraktisan untuk setiap penggunaan alat kontrasepsi.

Hanya sekedar mengingat kembali, saya mencoba memaparkan sedikit ulasan tentang Macam dan jenis KB beserta efek sampingnya, untuk lebih jelasnya mari kita bahas sama-sama.

Kebanyakan dari setiap metode alat kontrasepsi yang di tawarka sangat efektif jika digunakan dengan tepat. Apabila terjadi kegagalan dalam menggunakan alat kontrasepsi bisa disebabkan beberapa hal, baik karena salah pemakaian, penggunaan yang tidak teratur, atau karena metode itu sendiri yang kurang ampuh. Untuk pemilihan metode KB atau alat kontrasepsi harus disesuaikan dengan kebutuhan pasangan, dan anda dapat berkonsultasi dengan bidan atau dokter anda, berikut adalah beberapa metode alat kontrasepsi yang sering digunakan:


A.  ALAT KONTRASEPSI HORMONAL

Alat kontrasepsi hormonal umumnya mengandung kombinasi dari progestin & estrogen, atau progesteron saja. Alat kontrasepsi ini tersedia dalam berbagai bentuk, Pil KBSuntik KB, implan, patch, dan cincin vagina.

1.A  Pil KB Kombinasi Progestin dan Estrogen
Kelebihan:
Mengurangi perdarahan saat menstruasi, dapat mengurangi gejala PMS, membuat siklus haid menjadi lebih teratur, meningkatkan kepadatan tulang, dan dapat mengurangi risiko penyakit kanker ovarium & endometrium,  stroke, salphingitis, rematik
Kekurangan:
Meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular, teningkatan berat badan, Dapat mengganggu produksi ASI, tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual

Metode yang menggunakan kombinasi hormon adalah pil, suntik, patch, cincin vagina. Apa saja kelebihan dan kekurangannya masing-masing?
Pil KB             : harus diminum setiap hari, tidak mengganggu kenyamanan hubungan seks.
Suntik KB        : penyuntikan sekali tiap bulannya.
Patch KB         : mudah digunakan, tahan air, tidak mengganggu kenyamanan hubungan seks, bisa timbul iritasi kulit.
Cincin vagina  : pemakaian mudah, diganti sekali tiap bulan, relatif lebih mahal, bisa timbul efek samping seperti peradangan atau keputihan.
 
Pil KB - Gbr : Google

2.A  Pil KB Progestin
Kelebihan:
Tidak menimbulkan efek samping hipertensi dan penyakit kardiovaskular, tidak mengganggu produksi ASI
Kekurangan:
Dapat meningkatkan berat badan, siklus menstruasi tidak teratur, tidak mengurangi risiko infeksi menular seksual

Metode yang menggunakan progestin adalah pil, suntik, implan. Apa saja kelebihan dan kekurangannya?
Pil                    : harus diminum pada jam yang sama setiap harinya.
Suntik              : penyuntikan setiap 3 bulan sekali.
Implan             : efektif untuk jangka waktu panjang, bisa timbul nyeri di tempat pemasangan.

3.A  Alat KB IUD  (Intra-Uterine Device)
IUD merupakan alat kontrasepsi berbentuk seperti huruf T yang dimasukkan ke dalam rahim, terkadang  menyisakan sedikit benang di vagina untuk menandakan posisi dari IUD. Alat kontrasepsi ini terdapat 2 jenis yaitu berisi tembaga dan hormon. IUD tembaga bisa digunakan dalam jangka waktu sampai 10 tahun, sedangkan IUD hormon hanya sampai 5 tahun.
KB IUD - Gbr : Google
Kelebihan:
Merupakan metode �use and forget�. Mudah digunakan, dan tidak terlalu repot seperti penggunaan pil KB karena IUD bersifat metode jangka panjang, tidak mengganggu kesuburan, setelah dilepas kesuburan dapat kembali dengan cepat.
Kekurangan:
Posisi IUD dapat bergeser dari posisi awal, tidak nyaman bagi wanita dan  pasangan saat berhubungan karena terdapat benang penanda IUD, dapat menimbulkan efek samping seperti kram (IUD Tembaga) dan pendarahan saat menstruasi yang lebih banyak.


  

B.  KONTRASEPSI PENGHALANG FISIK

Alat kontrasepsi penghalang fisik banyak di temukan di Apotik, toko obat bahkan di supermarket. Alat kontrasepsi ini tersedia dalam berbagai bentuk, KondomSpermisida, dan diafragma (latex atau silikon)

1.B  Kondom
Kondom dapat digunakan pada pria dan wanita. Alat ini sangat efektif dalam mencegah kehamilan, terutama setelah ditambahkan lubrikan spermisida pada  kondom tersebut.
Kelebihan:
Dapat mencegah penularan penyakit kelamin, Praktis dan mudah digunakan, mudah di dapat, terdapat di toko obat, apotik, bahkan supermarket
Kekurangan:
Pada beberapa orang, dapat timbul alergi karena bahan pembuat kondom, Hanya dapat digunakan sekali, Penggunaan harus tepat karena dapat timbul risiko terlepas

2.B  Spermisida
Spermisida adalah zat kimia yang dapat merusak sperma. Spermisida dapat berbentuk krim, jeli, busa atau supositori.
Kelebihan:
Alternatif bagi wanita yang menginginkan proteksi sementara, Bisa didapatkan dengan mudah.
Kekurangan:
Masa perlindungan yang singkat, efektivitasnya berkurang apabila melebihi  satu jam pemakaian, Tidak mencegah penularan penyakit kelamin.

3.B  Diafragma
Diafragma biasanya terbuat dari lateks atau silikon, berbentuk melingkar seperti kubah dan berfungsi mencegah sperma masuk ke dalam rahim.
Kelebihan:
Dapat digunakan dengan spermisida untuk meningkatkan efektivitasnya, Bisa dipakai berulang kali.
Kekurangan:
Diafragma yang terlalu besar bisa membuat rasa yang tidak nyaman, sedangkan yang terlalu kecil bisa berisiko lepas atau pindah posisi, Dapat menimbulkan iritasi.


  

C.  ALAT KONTRASEPSI ALAMI

Saat ini masih banyak pasangan suami istri yang tidak menggunakan metode kontrasepsi di atas dikarenakan berbagai macam faktor, seperti agama, budaya, atau keluarga. Beberapa metode yang dapat dilakukan antara lain:

1.C  Sistem KB Kalender
Metode ini menggunakan penghitungan masa subur wanita, untuk menghindari berhubungan seks pada masa subur tersebut.
Kelebihan:
Murah/ tiak mengeluarkan biaya, tidak menggunakan alat atau hormon.
Kekurangan: Kurang efektif dan sering terjadi kegagalan dalam menjalankan metode ini.

2.C  Menyusui
Pada ibu yang sedang menyusui anaknya secara eksklusif, pembuahan tidak dapat terjadi selama 10 minggu pertama, sehingga kehamilan dapat dicegah.
Kelebihan: Sama seperti sistem kalender.
Kekurangan: Kurang efektif. Biasanya pasangan yang menggunakan metode ini menunggu haid pertama setelah melahirkan untuk berhenti berhubungan seks, padahal masa pembuahan terjadi sebelum adanya menstruasi.

3.C  Kontrasepsi Permanen/ Sterilisasi
Kontrasepsi permanen atau sterilisasi merupakan pilihan bagi pasangan yang tidak ingin memiliki anak lagi. Pada wanita, teknik yang dapat dilakukan adalah tubektomi, ligasi tuba, implan tuba, dan elektrokoagulasi tuba. Sedangkan pada pria dapat dilakukan vasektomi.
Kelebihan:
Efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah kehamilan, tidak memerlukan alat atau hormon tambahan lagi
Kekurangan:
Dari segi biaya relatif lebih mahal dibanding metode lain, dapat berisiko komplikasi tindakan berupa perdarahan atau infeksi, tidak menurunkan risiko penularan penyakit kelamin



Sumber : dr. Angga Maulana & dr. Tania Savitri
hallosehat (dot) com




Demikianlah Artikel Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB

Sekianlah artikel Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB dengan alamat link https://www.awetmuda.xyz/2018/03/jenis-dan-macam-alat-kontrasepsi-atau-kb.html

0 Response to "Jenis dan Macam Alat Kontrasepsi atau KB"

Post a Comment